Tangerang– Dewan Pimpinan Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPD KSPSI) Provinsi Banten menggelar “Penutupan Rangkaian Peringatan May Day 2026” di Aston Cimone Hotel & Convention, Jatiuwung Kota Tangerang, Rabu (20/4/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka untuk mengapresiasi dan juga memberikan penghargaan kepada mitra perusahaan terbaik KSPSI dan PUK KSPSI di Provinsi Banten,
Turut hadir dalam kegiatan, Menteri Lingkungan Hidup RI sekaligus Ketua Umum DPP KSPSI Moh Jumhur Hidayat, Gubernur Banten Andra Soni ,Wali Kota Tangerang H Sachrudin dan para tokoh Buruh turut hadir memberikan dukungan pada rangkaian kegiatan Penutupan Peringatan May Day 2026 DPD KSPSI Provinsi Banten.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, akan selalu siap berkolaborasi bersama serikat buruh dan juga perusahaan dalam mendukung kesejahteraan kaum buruh.
Menurutnya, kolaborasi antara serikat buruh, pengusaha dan pemerintah bertujuan memastikan hak dan kewajiban terpenuhi demi kesejahteraan bersama untuk menciptakan hubungan industrial yang harmonis.

“Alhamdulillah, rangkaian peringatan may day tahun 2026 di Provinsi Banten berjalan dengan baik tentu semua atas dukungan semua pihak khusunya kaum buruh,Pemerintah Provinsi Banten selalu siap untuk berkolaborasi dengan serikat buruh, pengusaha dan semua unsur dalam rangka melanjutkan Provinsi Banten,” ujar Andra Soni.
Pihaknya juga berharap, bersama Peringatan May Day 2026 dengan penyampaian aspirasi, aksi damai, hingga perayaan massal untuk menuntut hak- hak tenaga kerja, nasib kaum buruh di Provinsi Banten semakin sejahtera.
“Jadi sekali lagi saya ucapkan selamat hari buruh internasional. Semoga buruh Banten, buruh Indonesia sejahtera. Artinya peringatan May Day sebagai simbol bahwa perjuangan buruh untuk sejahtera merupakan sesuatu yang patut diperjuangkan,” tukasnya.
Hal senada diungkapkan Ketua Umum DPP KSPSI Moh. Jumhur Hidayat yang menilai peringatan May Day 2026 di Banten menjadi nilai kekompakan yang harmonis.
“Di Banten ini adanya kekompakan antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah. Pekerjanya produktif, perusahaannya maju, pemerintahnya juga adil. Nah, ini semua menyebabkan Indonesia Incorporated,” ungkapnya.
Untuk itu Ia juga menilai, hubungan industrial di Banten patut diapresiasi sebagai percontohan bagi wilayah lain. Pasalnya, menjadi nilai barometer Provinsi Banten merupakan salah satu wilayah industri yang kondusif, baik pekerja, pengusaha dan pemerintah dapat berjalan harmonis.
“Banten ini menjadi contoh bagi semua wilayah. Ini kan wilayah industri ya, tapi tidak ada keributan yang berarti. Itu bisa menjadi contoh dan semoga bisa tetap bertahan, buruh sejahtera, industri maju, perusahaan happy, dapat pajak dan adil serta buruh sejahtera,” tutupnya
Disisi lain, Ketua DPD KSPSI Provinsi Banten Dedi Sudarajat menjelaskan, bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada serikat pekerja dan perusahaan dalam mendukung segenap rangkaian peringatan May Day 2026 Provinsi Banten.
Apresiasi diberikan dengan pemberian penghargaan kepada beberapa Perusahaan Mitra Terbaik KSPSI Banten, serta PUK KSPSI Banten Terbaik, atas komitmen, dukungan dan kontribusi nyata dalam membangun hubungan industrial yang harmoni, adil dan berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan pekerja di Provinsi Banten.
“Ya, ini sebetulnya rangkaian kegiatan May Day yang kita lakukan di tahun 2026. Nah, kebetulan malam ini adalah penutupannya, setelah kemarin kita perayaan di Monas, di Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, dan di Kota Tangerang. Jadi malam ini adalah malam rangkaian penutupan, tadi kita isi dengan dua hal, yang pertama adalah pemberian penghargaan kepada mitra perusahaan terbaik KSPSI dan pemberian penghargaan terhadap PUK KSPSI di Provinsi Banten,” jelasnya.
Pihaknya juga akan terus berkomitmen dalam mengawal regulasi ketenagakerjaan yang berkeadilan bagi semua pihak dalam hubungan industrial.
“Yang pasti adalah kita mengawal regulasi ketenagakerjaan yang adil bagi semua. Jadi tidak hanya adil buat buruh, tetapi adil juga buat perusahaan dan buat pemerintah. Jadi kita mencoba segala sesuatu dengan keseimbangan. Karena kalau hanya adil buat buruh, perusahaan teriak. Kalau adil buat perusahaan, serikat pekerja teriak. Jadi kita mengawal regulasi ketenagakerjaan yang adil bagi semua,” tegas Dedi.
Harapan besar pun dilontarkan Dedi Sudarajat. Menurutnya, pemerintahan presiden saat ini sangat pro terhadap kaum buruh. Pihaknya juga menyebut, kenaikan upah 6,5 % yang terjadi dalam pemerintahan saat ini.
“Ya, kami melihatnya dari serikat pekerja bahwa pemerintahan sekarang ini adalah pro-buruh. Kita tahu bahwa judicial review MK dikabulkan itu di saat Presiden Pak Prabowo. Dan di zaman Pak Prabowo juga kenaikan upah 6,5%. Kemarin juga kan pengesahan Undang- undang PPRT itu juga di zaman Prabowo. Artinya kita melihat harapan besarlah terhadap pemerintahan ini,” tandasnya.(red)












