Beranda / News / Berawal dari Persoalan Hukum, Wiwid Pilih Belajar hingga Raih Gelar Sarjana Hukum

Berawal dari Persoalan Hukum, Wiwid Pilih Belajar hingga Raih Gelar Sarjana Hukum

Bagikan Berita

PATI, KabarPublik.net — Pengalaman menghadapi persoalan hukum menjadi titik balik bagi Nurwiyati, S.H., yang akrab disapa Wiwid, untuk memperdalam pemahaman tentang hukum melalui jalur pendidikan.

Berangkat dari pengalaman pribadi, Wiwid memutuskan menempuh pendidikan di bidang hukum. Setelah melewati proses perkuliahan, ia akhirnya berhasil menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar Sarjana Hukum (S.H.) dari Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang pada September 2026.

Bagi Wiwid, hukum kini bukan sekadar kumpulan pasal dan aturan. Pengalaman yang pernah dihadapinya justru menjadi dorongan untuk memahami hukum secara lebih mendalam.

> “Awalnya karena saya mengalami sendiri persoalan pidana. Dari situ saya berpikir, saya harus belajar hukum supaya bisa memahami persoalan yang saya hadapi dengan lebih baik, agar saya tidak mudah ditipu orang,” ujar Wiwid.

 

Selama menjalani pendidikan, Wiwid mempelajari berbagai aspek hukum, mulai dari dasar-dasar hukum, hukum pidana, hukum perdata, hukum acara, pembuktian hingga proses penegakan hukum.

Menurutnya, persoalan hukum tidak seharusnya dipahami hanya berdasarkan asumsi atau emosi. Setiap perkara perlu dilihat secara menyeluruh dengan memperhatikan fakta, bukti, aturan serta proses hukum yang berlaku.

> “Di bangku kuliah saya semakin memahami bahwa hukum tidak bisa dilihat hanya dari satu sisi. Ada aturan, ada fakta, ada bukti dan ada proses yang harus dipahami secara keseluruhan,” ungkapnya.

 

Dari Pengalaman Menjadi Motivasi

Perjalanan Wiwid dalam menyelesaikan pendidikan hukum tidak selalu mudah. Berbagai tantangan yang dihadapi justru menjadi motivasi baginya untuk terus belajar dan meningkatkan kapasitas diri.

Ia memilih menjadikan pengalaman tersebut sebagai pembelajaran, bukan alasan untuk berhenti melangkah.

Bagi Wiwid, memperoleh gelar sarjana bukanlah akhir dari perjalanan. Ia berencana melanjutkan pendidikan ke jenjang Magister Hukum (M.H.) untuk semakin memperdalam pengetahuan dan pemahamannya di bidang hukum.

> “Gelar ini bukan akhir. Justru menjadi awal untuk terus belajar dan melanjutkan ke pascasarjana,” katanya.

 

Wiwid berharap pengalaman yang dilaluinya dapat menjadi motivasi bagi masyarakat yang sedang menghadapi persoalan hukum agar tidak mudah menyerah.

Menurutnya, setiap persoalan perlu dihadapi dengan kepala dingin, memahami fakta secara utuh, serta mengikuti proses hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Perjalanan dari menghadapi persoalan hukum hingga kemudian memilih belajar hukum menjadi pengalaman tersendiri bagi Wiwid. Persoalan yang pernah dihadapi justru mendorongnya meningkatkan pengetahuan dan kapasitas diri melalui pendidikan formal.

Pada 2026, perjalanan tersebut mengantarkan Nurwiyati (Wiwid) meraih gelar Sarjana Hukum dari Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang.

(Redaksi)


Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *