TANGERANG — Kabar baik datang dari warga Kampung Sempur, RT 06 RW 06, Desa Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang. Persoalan genangan air yang selama ini menjadi momok setiap kali hujan deras kini perlahan teratasi.
Harapan warga yang sebelumnya hanya berupa usulan akhirnya terealisasi. Saluran air di lingkungan tersebut kini telah diperbaiki melalui proyek pemeliharaan saluran U-Ditch tipe tertutup berukuran 30×30 sentimeter sepanjang 80 meter.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Sabtu (29/8/2026), pekerjaan infrastruktur tersebut telah rampung dikerjakan. Proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang itu merupakan tindak lanjut dari pokok pikiran anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Imam Sucipto, S.Pd., dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Pelaksanaan pekerjaan dipercayakan kepada CV Bintang Karya dan diselesaikan dalam waktu 21 hari kalender sesuai target yang telah ditentukan.
Bertahun-tahun Jadi Keluhan, Kini Warga Bisa Bernapas Lega
Ketua RT 06 RW 06 Kampung Sempur, Sukardi, yang akrab disapa Engkai, mengaku bersyukur melihat usulan warga akhirnya benar-benar diwujudkan.
Menurutnya, persoalan saluran air sebelumnya cukup mengganggu aktivitas warga. Saat hujan deras mengguyur, saluran yang mengalami pendangkalan membuat aliran air tidak berjalan maksimal sehingga genangan kerap muncul di badan jalan dan sekitar permukiman.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Bapak Imam Sucipto yang telah memperjuangkan aspirasi kami di dewan. Selama ini saluran air di sini sering mendangkal, sehingga kalau hujan jalanan langsung tergenang,” ujar Engkai.
Kini, setelah saluran diperbaiki dan ditata menggunakan U-Ditch tertutup, warga berharap persoalan genangan yang selama ini menghantui dapat benar-benar berakhir.
“Pekerjaan sudah selesai. Kami berharap masalah genangan benar-benar tuntas dan warga bisa beraktivitas dengan nyaman kembali,” imbuhnya.
Engkai juga menyampaikan apresiasi kepada Imam Sucipto yang tercatat sebagai anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi PKS, karena dinilai konsisten mengawal aspirasi masyarakat hingga dapat direalisasikan menjadi pembangunan nyata.
Warga Tak Lagi Cemas Saat Hujan Deras
Kegembiraan juga dirasakan warga lainnya. Agus, salah seorang warga Kampung Sempur, mengungkapkan bahwa hujan deras sebelumnya selalu membuat dirinya dan warga sekitar merasa waswas.
Air yang tidak tertampung dengan baik kerap meluap hingga menggenangi halaman rumah.
“Dulu setiap turun hujan deras, kami selalu cemas air masuk ke halaman rumah. Sekarang salurannya sudah tertata rapi dan tertutup, kami tidak perlu cemas lagi,” ungkap Agus.
Ia pun mengapresiasi pihak-pihak yang telah menindaklanjuti kebutuhan warga tersebut.
“Terima kasih karena kebutuhan kami sudah ditindaklanjuti dengan cepat,” katanya.
Keselamatan Kerja Jadi Perhatian
Selain menyelesaikan persoalan drainase, pelaksanaan proyek juga mendapat perhatian dari sisi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Para pekerja di lapangan terlihat menggunakan alat pelindung diri (APD), mulai dari helm proyek, rompi keselamatan hingga sepatu pengaman. Penerapan keselamatan kerja tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pekerjaan di lingkungan permukiman warga.
Sementara itu, pengawasan teknis di lapangan dilakukan langsung oleh Andi selaku pengawas kecamatan. Pengawasan dilakukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis, tepat waktu, serta menghasilkan kualitas pekerjaan yang baik.
Engkai pun memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pekerjaan tersebut.
“Kami juga berterima kasih kepada kontraktor CV Bintang Karya serta Bapak Andi selaku pengawas kecamatan yang bekerja keras dan berkoordinasi baik dengan kami,” tuturnya.
Ia juga mengapresiasi kedisiplinan para pekerja dalam menerapkan standar keselamatan selama berada di lokasi proyek.
“Kami apresiasi para pekerja yang selalu lengkap menggunakan perlengkapan keselamatan di lapangan. Semoga hasilnya berkualitas, selesai tepat waktu dan bisa bertahan lama,” harap Engkai.
Bukti Aspirasi Warga Bisa Menjadi Pembangunan Nyata
Realisasi perbaikan saluran air di Kampung Sempur menjadi gambaran bahwa aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui jalur yang tepat dapat diwujudkan menjadi pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh warga.
Pelaksanaan proyek tersebut juga melibatkan komunikasi dan koordinasi dengan masyarakat setempat, tokoh lingkungan, Ketua RW Ali Sadikin, serta perangkat desa.
Bagi warga Kampung Sempur, saluran air yang kini telah tertata bukan sekadar pembangunan fisik. Infrastruktur tersebut menjadi harapan baru agar lingkungan lebih nyaman, aktivitas warga tidak lagi terganggu genangan, sekaligus menjadi langkah penting dalam mengantisipasi persoalan banjir dan genangan saat musim hujan.
Warga pun berharap pembangunan serupa terus dilakukan di wilayah lain yang masih membutuhkan perhatian, sehingga pemerataan pembangunan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat dapat terus berjalan.
Kini, saluran air telah tertata. Warga pun berharap setiap hujan turun bukan lagi menjadi sumber kecemasan, melainkan menjadi sesuatu yang dapat mereka hadapi dengan lebih tenang.
(Angga)












