Kabupaten Tangerang – Lapak limbah sampah eva di Kampung Cilongok RT 05/.RW 02 Desa Sukamantri Kecamatan Pasar Kemis kabupaten tangerang dilahap si jago merah pada Rabu Malam Sekitaran Kurang Lebih Pukul 21:00 WIB
Peristiwa berawal dari saksi salah satu warga bernama Royani, dirinya usai sholat teraweh melihat anak-anak kecil bermain petasan korek api di sekitar lapak itu, diduga ledakan petasan korek api tersebut mengenai limbah eva (bahan mudah terbakar), serta mengakibatkan api membesar dengan cepat merambat ke tumpukan barang eva lainya.
Mengetahui kejadian ini, kemudian saksi memberitahu pemilik lapak yaitu sdr Rojaji yang rumahnya tidak jauh dari lapak.
Dalam insiden tersebut, warga sekitar berusaha memadamkan api karena bahan eva tersebut mudah terbakar api semakin membesar, yang kemudian saksi melaporkanya ke Polsek Pasar Kemis.
Mendengar hal ini AKP HUMAEDI,SH Kapolsek Pasar Kemis, bersama Kanit Reskrim IPDA AHMAD DASUKI,S.E,.M.M Beserta anggota Polsek Pasar Kemis langsung bergegas cepat menuju lokasi, Rabu (18/3/2026).
Sesampainya di TKP kejadian mereka menghubungi Pemadam kebakaran, dan mereka berkoordinasi unit identifikasi Polresta Tangerang, tidak selang lama datang bantuan 5 (lima) unit Pemadaman kebakaran di bantu petugas polsek pasar kemis dan warga masyarakat sekitar api berhasil dipadamkan
Dari hasil lokasi, bahwa benar barang yang terbakar berupa sisa-sisa limbah eva (bahan mudah terbakar) dari tumpukan limbah eva dan api merambat ke barang-barang yang ada di sekitar.
Menurut keterangan para saksi bahwa api diduga percikan dari ledakan anak-anak kecil bermain petasan korek api. dalam peristiwa ini, korban jiwa Nihil dan api berhasil di padamkan namun untuk antisipasi 1. (satu) unit pemadam kebakaran stanby di lokasi.
Kapolsek Pasar Kemis Humaedi S.H mengatakan, kejadian tersebut mengakibatkan kerugian senilai Rp. 40.000.000 ( empat puluh juta rupiah).
” Saya menghimbau kepada orang tua agar mengawasi anaknya supaya tidak bermain petasan ditempat yang mudah terbakar supaya insiden ini tidak terulang kembali kejadian yang sama. Disamping itu juga apabila anak anak kecil bermain mercon bisa mencelakakan dirinya akibat ledakan dari ledakannya ujarnya.
Lebih lanjut ia mengucapkan, Alhamdulillah Api berhasil dipadamkan sekitar 4 jam dan saat ini situasi dan kondisi kembali normal kembali seperti semula, tutupnya.”












