Kota Tangerang – Ruko pasar anyar berlokasi di Jl. Jend. Ahmad Yani, RT.002/RW.004, Sukaasih, Kec. Tangerang, Kota Tangerang, diduga kurang perawatan.
Saat meninjau lokasi terlihat jelas ada pergeseran baja rangka di lantai 3 pasar anyar kota tangerang, plafon pada ancur belum di betulin dan list gifsun pada mangap, belum ada tindakan survei pemeliharaaan dan tindakan untuk pembetulan.
H. Zen Ketua paguyuban pasar anyar mengatakan, dari awal kita sudah kasih masuk kan kepada opd maupun Disperindag bahwasanya pekerjaan ini di kerjakan oleh PT urban sangat sekali hancur, ini sudah terbukti ada 4 titik yang harus di perbaiki, tapi seolah tidak di indahkan.
” Akhirnya sekarang terbukti bocor dimana mana plafon ancur ambruk, bahkan yang lebih bahaya lagi rangka di lantai 3 mau hancur, ini harus ada penyelesaian segera kalau tidak rubuh ini gedung, ucapnya.”
Lebih lanjut ia menjebarkan, kami sudah menyampaikan kemarin apakah segera di perbaiki atau tidak, kalau dari pihak PD Pasar sifatnya melaporkan, sampai saat ini belom ada tindak kan sama sekali dari PT urban.
” Ini bahaya sekali untuk pengunjung apabila tidak di perbaiki karena gedung ini bisa rubuh, kami juga sudah kirim buktinya ke pemerintah dan Disperindag tapi tidak di perindah, kami sudah menyampaikan agar di perbaiki gedung ini, ujarnya.”
Ditempat terpisah TB Ali barata,Sikom,MM sekretaris Satkar ulama Kota Tangerang menyayangkan hal ini terjadi pada Pasar tersebut, dan menuntut Dirut PD.Pasar Jaya untuk bisa Profesional menangani masalah tersebut, jangan terlihat seperti tidak memahami permasalahan pasar.
” Seharusnya PD pasar atau pemerintah kota tangerang harus sigap dan serius menanggapi hal ini, jika tidak serius untuk memperindah tempat ini dan jika terjadi tidak dinginkan bagaimana. Apabila gedung pasar anyar ini ambruk dan memakan korban jiwa siapa yang bertanggung jawab, pihak PD pasar kah atau Pemkot Tangerang, pungkasnya.
Sampai berita ini diterbitkan, kami tidak dapat kutipan dari PD pasar kota Tangerang terkait bangunan pasar diduga tidak memungkinkan
RED












