Tangerang – Sebanyak 26 tim bola voli perwakilan RW se-Kelurahan Gebang Raya bakal unjuk kemampuan dalam Turnamen Bola Voli Antar-RW se-Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.
Turnamen yang digelar untuk ketiga kalinya tersebut resmi dibuka pada Sabtu (12/9/2026). Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antarwarga di wilayah Kelurahan Gebang Raya.
Pembukaan turnamen berlangsung di Lapangan Posyandu RW 04 Pondok Makmur, Kelurahan Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.
Acara pembukaan dihadiri Lurah Gebang Raya Jaed, Anggota DPRD Kota Tangerang H. Junadi, serta Kasi Trantib Kecamatan Periuk H. Iman yang mewakili Camat Periuk.
Turnamen tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Sebanyak 26 RW di Kelurahan Gebang Raya mengirimkan tim untuk ambil bagian dalam kompetisi yang diharapkan tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga bibit-bibit atlet bola voli potensial dari lingkungan warga setempat.
Ketua Panitia Turnamen Bola Voli Antar-RW Kelurahan Gebang Raya mengatakan, dirinya merasa bangga kegiatan olahraga tersebut kembali dapat digelar. Menurutnya, turnamen seperti ini memiliki nilai positif karena mampu mempertemukan sekaligus mempererat hubungan antarwarga.
“Sebagai ketua panitia, tentu saya sangat bangga. Melalui kegiatan seperti ini, silaturahmi antarwarga masih terus terjaga dan terjalin,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan 26 RW menunjukkan besarnya antusiasme masyarakat terhadap olahraga bola voli. Menurutnya, pertandingan antar-RW tersebut dapat menjadi wadah silaturahmi sekaligus hiburan bagi warga.
“Dengan diikuti 26 RW se-Kelurahan Gebang Raya, saya yakin antusiasme warga akan luar biasa. Turnamen ini bukan hanya soal mencari juara, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi,” katanya.
Panitia juga berharap seluruh peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. Selain itu, turnamen diharapkan mampu menjadi ajang untuk menemukan talenta-talenta muda yang nantinya dapat membawa nama baik Kelurahan Gebang Raya di berbagai kompetisi.
“Untuk itu, kami berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas. Kami juga ingin memberikan kesempatan kepada panitia untuk melihat dan mencari bibit-bibit pemain voli yang nantinya bisa membawa nama baik Kelurahan Gebang Raya,” tambahnya.
RW 04 Jadi Tuan Rumah, Turnamen Diharapkan Hidupkan Suasana Wilayah
Sementara itu, Ketua RW 04 Pondok Makmur sekaligus tuan rumah turnamen, Yani Sudjito, mengapresiasi pelaksanaan Turnamen Bola Voli Antar-RW yang diikuti 26 RW tersebut.
Menurut Yani, kegiatan olahraga yang melibatkan seluruh RW se-Kelurahan Gebang Raya merupakan kegiatan yang sangat positif. Selain menjadi hiburan masyarakat, turnamen juga dinilai mampu menghidupkan suasana lingkungan dan mempererat hubungan sosial antarwarga.
“Kegiatan seperti ini tentu sangat luar biasa.Kalau ada kegiatan seperti ini, wilayah kita jadi hidup. Ada keceriaan sekaligus hiburan bagi masyarakat,” ucap Yani.
Ia menjelaskan, turnamen tersebut sejatinya direncanakan menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Namun, karena pada Agustus lalu masing-masing wilayah RW juga memiliki berbagai agenda kegiatan, pelaksanaan turnamen akhirnya baru dapat digelar pada September.
“Seharusnya kegiatan ini digelar dalam rangkaian HUT RI ke-81. Tetapi karena berbarengan dengan kegiatan di wilayah masing-masing, akhirnya baru bisa terselenggara pada bulan September,” jelasnya.
Yani menambahkan, berdasarkan hasil kesepakatan bersama, RW 04 Pondok Makmur dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan turnamen tersebut.
“Jadi berdasarkan keputusan bersama, RW 04 Pondok Makmur menjadi tuan rumah. Semoga seluruh rangkaian pertandingan bisa berjalan lancar,” katanya.
Pemain Wajib Warga Gebang Raya, Sportivitas Jadi Harga Mati
Lebih lanjut, Yani menegaskan bahwa pihak panitia memperketat pendataan pemain. Hal itu dilakukan untuk memastikan para peserta yang berlaga benar-benar merupakan warga Kelurahan Gebang Raya.
Menurutnya, setiap tim tentu memiliki target untuk meraih kemenangan dan menjadi juara. Namun, semangat kompetisi tidak boleh menghilangkan tujuan utama kegiatan, yakni menjalin silaturahmi dan mencari bibit-bibit pemain voli dari lingkungan sendiri.
“Kami memperketat data pemain. Pemain yang bertanding harus benar-benar warga Kelurahan Gebang Raya,” tegasnya.
Ia pun meminta seluruh peserta tidak melakukan kecurangan dengan mendatangkan pemain dari luar wilayah.
“Jadi saya berpesan kepada seluruh peserta, bermainlah secara sportif dan jangan nakal-nakalan. Ini pertandingan untuk silaturahmi sekaligus mencari bibit pemain voli asli warga Kelurahan Gebang Raya,” ungkap Yani.
Apresiasi Karang Taruna: Anak Muda Jadi Motor Kegiatan Warga
Di sisi lain, Yani juga memberikan apresiasi khusus kepada Karang Taruna Unit RW 04 yang selama ini dinilai aktif membantu berbagai kegiatan masyarakat di wilayahnya.
Menurutnya, peran generasi muda sangat penting dalam menggerakkan berbagai kegiatan sosial maupun kemasyarakatan. Ia berharap semangat tersebut terus dipertahankan sehingga Karang Taruna dapat menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk berkontribusi bagi lingkungan.
“Saya sangat bersyukur Karang Taruna Unit RW terus membantu berbagai kegiatan. Kegiatan 17 Agustus kemarin juga sukses berkat dukungan Karang Taruna Unit RW,” tuturnya.
Yani meyakini, anak-anak muda yang tergabung dalam Karang Taruna merupakan generasi penerus yang nantinya dapat terus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Sebagai RW, saya tentu yakin anak-anak muda Karang Taruna bisa menjadi penerus. Karang Taruna Unit RW saat ini luar biasa,” ujarnya.
“Sampai saat ini, Karang Taruna Unit RW is the best buat Ibu RW!” pungkasnya.
(Angga)












