Beranda / Riset / Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra Resmikan GIWANG, Wakaf Uang Jadi Senjata Lawan Kemiskinan

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra Resmikan GIWANG, Wakaf Uang Jadi Senjata Lawan Kemiskinan

Bagikan Berita

Pati | kabarpublik.net – Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Kabupaten Pati pada tahun 2025 masih berada di angka 9,8 persen atau sekitar 105 ribu jiwa. Kondisi tersebut mendorong Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati meluncurkan Gerakan Investasi Wakaf Uang (GIWANG) sebagai upaya menekan angka kemiskinan secara berkelanjutan.

Peluncuran GIWANG digelar di Aula Lantai 2 Kantor Kemenag Pati dan diresmikan langsung oleh Plt Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, Jumat (30/1/2026).

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pati, Ahmad Syaikhu, mengatakan bahwa GIWANG lahir dari kepedulian terhadap persoalan kemiskinan yang masih menjadi tantangan serius di Kabupaten Pati.

“Pengentasan kemiskinan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama, termasuk masyarakat dan sektor swasta,” tegas Syaikhu.

Ia menjelaskan, wakaf uang dipilih karena bersifat inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, wakaf tidak harus menunggu kaya atau memiliki aset berupa tanah dan bangunan.

“Wakaf uang bisa dimulai dari seribu atau dua ribu rupiah. Ini adalah investasi akhirat yang pahalanya terus mengalir,” jelasnya.

Selain sebagai bentuk ibadah dan rasa syukur kepada Allah SWT, wakaf uang juga dinilai mampu menjadi instrumen sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Potensi wakaf uang di lingkungan Kemenag Pati pun sangat besar, mulai dari 921 pegawai, puluhan ribu siswa madrasah, guru, hingga pondok pesantren.

“Jika dikelola dengan baik, potensi wakaf uang ini bisa mencapai miliaran rupiah setiap tahun,” tambahnya.

Dana wakaf uang tersebut nantinya akan dikelola secara profesional melalui kerja sama dengan Bank Muamalat dan Baitulmaal Muamalat, kemudian disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan berdasarkan data dari Dinas Sosial.

Sementara itu, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyambut baik peluncuran GIWANG dan menilai Kemenag Pati sebagai pelopor nasional dalam penerapan sistem wakaf uang.

“Kementerian Agama Kabupaten Pati ini yang pertama di Indonesia menerapkan sistem wakaf uang. Ini motivasi luar biasa, dan Insyaallah ke depan jajaran Pemerintah Kabupaten Pati juga bisa melaksanakan hal yang sama,” ujarnya.

Chandra menilai wakaf uang mampu mengubah persepsi lama bahwa wakaf hanya identik dengan tanah luas dan harta besar.

“Ternyata wakaf bisa dengan uang Rp1.000 atau Rp2.000 saja. Bahkan slogannya DRS BEJO, Dua Ribu Saja Sebelum Kerjo. Ini inisiatif yang sangat luar biasa,” ungkapnya.

Ia menegaskan Pemkab Pati siap mendukung dan mendorong gerakan wakaf uang hingga ke kantor-kantor dinas dan sekolah, sebagai sarana edukasi kepedulian sosial bagi generasi Z dan generasi Alpha.

(Dwi s)


Bagikan Berita
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *