Tangerang– Opini Perkawinan seorang suami beristri dua ,Satu Nik tidak bisa masuk kedalam dua kartu keluarga ( KK ) yang sah secara Negara.
Karena ,sistem Dukcapil sekarang Satu NIK , Satu orang , Satu data perkawinan. Jadi perkawinan Satu laki beristri dua mentok di aturan.
Kenapa Nggak Bisa? Ini sebabnya:
1. Aturan Perkawinan di Indonesia = UU No.1/1974
1. Asas Monogami,: Satu suami = satu istri. Pasal 3 ayat 1.
2. *Poligami boleh, tapi ada izin*: Pasal 4 & 5. Syaratnya berat: istri pertama setuju, ada alasan khusus, suami mampu adil, + harus *izin Pengadilan Agama*.
3. *Nikah Siri = Tidak Tercatat Negara*: Nikah siri sah secara agama, tapi tidak ada buku nikah dari KUA. Di mata negara = kamu masih “lajang”.
*2. Aturan Administrasi Kependudukan = UU No.24/2013*
Buat bikin KK, syaratnya: *Buku Nikah/Akta Nikah dari KUA/Catatan Sipil*.
Dukcapil bakal nolak kalau kamu mau daftarin istri ke-2 pake “surat nikah siri” doang. NIK suami udah kebaca nikah sama istri pertama di sistem.
*Lalu “Solusi” yang Sering Dicari Orang, dan Risikonya:*
Cara Bisa tidak? Risiko Hukum
1. Masukkin istri ke-2 ke KK istri pertama, 1 rumah** Tidak bisa. Statusnya cuma bisa “istri” 1 orang. Kalau memaksakan , data ganda = pidana pemalsuan dokumen Pasal 263 KUHP
2. Bikin KK terpisah, istri ke-2 status “Kepala Keluarga”Nggak bisa. NIK suami udah kepake. Dukcapil bakal di tolak. Kalau lolos pake “jalan belakang” = pemalsuan
3. Istri ke-2 KK sendiri status “Belum Kawin, Bisa secara admin Tapi anaknya nanti jadi “anak luar nikah” di Akta Lahir. Nggak ada hubungan hukum sama bapak di negara. Ribet urus waris, wali nikah, BPJS, sekolah.
### *Jalan yang Benar Secara Hukum Kalau Mau Sah Dua-Duanya:*
Secara hukum jalan yang terbaik atau benar untuk mengesahkan dua-duanya adalah:
1: Izin Poligami ke Pengadilan Agama dulu.
Ini wajib sebelum nikah lagi, Syaratnya:
1. Istri pertama setuju secara tertulis.
2. Ada alasan: istri nggak bisa melahirkan, cacat badan, penyakit.
3. Bukti kamu mampu nafkahin + bakal adil.
Kalau hakim PA mengabulkan → keluar “Penetapan Izin Poligami”.
*Langkah 2: Nikah Ulang Istri ke-2 di KUA*
Bawa penetapan PA tadi ke KUA. Baru nikah resmi + dapat Buku Nikah.
*Langkah 3: Baru Bisa 1 KK*
Setelah ada 2 buku nikah, baru bisa lapor Dukcapil. Nanti 1 KK isi: Suami + Istri 1 + Istri 2 + Anak. Status istri ke-2 = “Istri ke-2”.
Kalau Tetep Pertahanin Nikah Siri?
Konsekuensi hukum yang bakal kena istri ke-2 & anaknya:
1. Nggak bisa jadi ahli waris suami secara negara.
2.Akta lahir anak = tanpa nama bapak. Walinya hakim, bukan bapaknya.
3. Nggak bisa urus BPJS, PNS, pensiun atas nama suami.
4. Rentan dituntut: Istri pertama bisa menuntut “perzinahan” Pasal 284 KUHP kalau dia membuat laporan Polisi.
Simpelnya:
Negara cuma ngakuin “1 suami 1 KK”. Mau 2 istri = harus lewat PA + KUA dulu. Nikah siri = urusan kamu sama Tuhan, tapi tidak ada di data negara.(red)
Penulis : Makasanudin, S.H Alias Ichsan BHP2HI










