PATI | Kabarpublik.net – Semangat mendukung keberlanjutan program-program strategis pemerintah mewarnai aksi damai yang digelar Barisan Rakyat Indonesia Sejahtera (BRIS) di depan Kantor Bupati Pati, Selasa (23/6/2026). Menurut panitia, sekitar 3.000 warga dari berbagai wilayah di Kabupaten Pati mengikuti kegiatan tersebut.
Sejak siang hari, peserta aksi mulai memadati kawasan Masjid Agung Pati sebelum bergerak menuju Kantor Bupati dengan membawa bendera, spanduk, dan poster berisi dukungan terhadap sejumlah program nasional. Di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta pengembangan Kampung Nelayan yang dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Koordinator aksi, Anang Alfiana Firdaus atau Yana, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi agar berbagai program yang telah berjalan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Kami ingin program-program yang telah memberikan manfaat kepada masyarakat tetap dilanjutkan dan diperkuat. Harapannya, kesejahteraan masyarakat desa, petani, nelayan, peternak, hingga pelaku UMKM semakin meningkat,” katanya saat menyampaikan orasi.
Menurut Yana, Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang luas. Kebutuhan bahan pangan untuk operasional dapur MBG dinilai membuka peluang pasar bagi hasil pertanian, peternakan, perikanan, serta produk UMKM lokal sehingga mampu menggerakkan roda perekonomian daerah.
Dalam orasi yang disampaikan secara bergantian, sejumlah peserta juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pembangunan nasional yang berorientasi pada penguatan ekonomi kerakyatan. Mereka berharap pemerintah terus memperkuat regulasi dan pelaksanaan program agar manfaatnya semakin dirasakan hingga ke tingkat desa.
Selain menyuarakan dukungan terhadap MBG, massa juga menyampaikan harapan agar Program Koperasi Desa Merah Putih dapat memperkuat kemandirian ekonomi desa melalui pengembangan usaha produktif. Sementara itu, pengembangan Kampung Nelayan dinilai penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pembangunan infrastruktur dan penguatan sektor perikanan.
Aksi yang berlangsung selama beberapa jam tersebut berjalan tertib, aman, dan kondusif di bawah pengamanan aparat kepolisian dan instansi terkait. Setelah seluruh aspirasi disampaikan, peserta membubarkan diri dengan tertib sambil menyampaikan komitmen untuk terus mendukung program-program pembangunan yang dinilai berpihak kepada kepentingan masyarakat.
Melalui aksi damai tersebut, BRIS berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga berbagai program strategis nasional mampu memberikan dampak yang semakin luas bagi peningkatan kesejahteraan rakyat dan kemajuan Indonesia.
( Dwi s )












